Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ciri-Ciri dan Cara Mengatasi Kecanduan Gadget yang Berbahaya Pada Anak dan Remaja


Terdapat beberapa cara mengatasi kecanduan gadget anak atau remaja Anda yang mengalami candu. Di era teknologi berkembang pesat seperti sekarang, memang kecanduan gadget tidak dapat terhindarkan. 

Bermacam teknologi modern ditemukan untuk mempermudah dan mempersingkat pekerjaan orang dewasa. Tapi ternyata, gadget tidak hanya dibutuhkan oleh orang dewasa. Remaja salah satunya, bagi mereka gadget merupakan bagian tidak terpisahkan.

Apa hanya remaja saja? Tentu tidak. Bahkan anak berumur 2 tahun sudah mengerti memainkan gadget, atau bahkan menangis ketika tidak diberikan bermain gawai pintar tersebut.

Tentu ini sangat disayangkan. Pasalnya anak berusia 2 tahun seharusnya bermain bersama teman mereka, belajar mewarnai, mengenal benda atau kosa kata. Bukannya seharian fokus pada smart phone atau televisi.

Bermain gadget memang tidak ada larangan. Tapi disarankan, terutama berusia di bawah 2 tahun tidak memegang gadget sendirian. Sedang untuk 2 tahun ke atas, ada batasan menonton dan bermain handphone.

Semua ini bukan tanpa alasan. Batasan-batasan yang diberikan pada akhirnya bermanfaat untuk anak itu sendiri kelak nanti. Berbagai macam masalah kesehatan serta mental bisa terhindarkan.

Tidak mudah memang membatasi anak dari handphone mereka, terlebih sudah sekian lama memilikinya. Dengan berbagai jenis fitur menarik ditambah permainan online  seperti perang-perangan yang tervisualisasi keren.

Cara Mengatasi Kecanduan Gadget Pada Anak

Gadget merupakan benda luar biasa yang bisa mengusir kebosanan sekaligus menghibur dengan beragam variasi aplikasinya. Tidak heran jika orang tua memilih benda ini sebagai pengusir kerewelan anak sampai menjadi kecanduan.

1. Batasi Waktu

Pembatasan waktu ini diperlukan untuk mengontrol jadwal anak terlebih yang masih di bawah umur. Biasanya terdapat batasan waktu sesuai umur. Ini agar pengaturan tersebut tepat sasaran pada kebutuhan anak.

2. Beri Jadwal

Setelah diberikan batasan waktunya, cara mengatasi kecanduan gadget pada anak selanjutnya ialah pemberian jadwal. Pastikan tersedia kegiatan lain sebagai selingan agar anak tidak bosan dan kembali pada gawainya.

3. Akses Penuh Dibatasi

Sebaiknya gawai tidak sepenuhnya diberikan pada anak Anda. Serahkan gawai ketika anak meminta izin memakainya, lalu tidak lupa diambil kembali setelah waktu bermain gawai selesai.

4. Buat Peraturan Wilayah Bebas Gadget

Tetapkan peraturan dibeberapa wilayah rumah terdapat bebas gawai. Ini agar anak dapat mengontrol diri dan membatasi frekuensi bermain gadget nya. Contoh wilayah tersebut seperti meja makan kamar tidur dan lain-lain.

5. Berikan Pujian

Saat ia berhasil menahan diri, mematuhi peraturan yang telah Anda buat, berikan dia pujian. Pujian-pujian kecil tersebut akan membuat si kecil bersemangat dan merasa dihargai usahanya.

6. Berikan Contoh

Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Perumpamaan tersebut tidak salah, karena anak merupakan cerminan orang tua. Berikanlah contoh yang baik agar si kecil melakukan kebaikan serupa.

Mengatasi Kecanduan Pada Remaja

Cara mengatasi kecanduan gadget yang berdampak negatif pada remaja harus segara diterapkan. Sebaiknya batasi waktu gawai mereka sedari sejak kecil. Namun jika waktu tersebut sudah terlewat, masih ada beberapa cara.

Berdasarkan penelitian terbaru, kecanduan gawai pada kasus remaja dapat berdampak buruk pada masa depannya. Di antaranya family functioning yaitu kemampuan membentuk pribadi negatif atau positif dan kontrol perilaku.

1. Sosialisasi

Hal pertama yang harus dilakukan pada usia remaja adalah sering melakukan sosialisasi. Waktu bersosialisasi tersebut bisa bersama teman atau keluarga. Caranya dengan mengatur jadwal pertemuan atau berlibur bersama keluarga.

Cara mengatasi kecanduan gadget ini cukup ampuh untuk mengatasi kesepian. Pasalnya kebanyakan remaja beralih pada gawai karena rasa kesepian dalam diri mereka. Untuk itu, sebagai orang tua bisa membantu mengatasinya.

2. Tidak Ada Gadget Sebelum Tidur

Urutan kedua yang bisa diterapkan setelah memperbanyak sosialisasi yaitu jangan memperbolehkan bermain gawai 30-60 menit sebelum tidur. Tujuannya agar mata dan pikiran tidak terbebani sebelum terlelap.

3. Hapus Aplikasi

Langkah ketiga adalah menghapus aplikasi. Tapi bukan semua aplikasi dihapus, melainkan aplikasi-aplikasi yang sering dibuka untuk menghindari candu. Dengan catatan, aplikasi tersebut bukan aplikasi penting seperti penerima pesan.

4. Ketahui Dampak

Setelah melakukan semua langkah di atas. Terakhir adalah untuk mengetahui dampak negatif dari kecanduan. Namanya kecanduan pasti berbau negatif. Dengan mengetahui, kita bisa lebih sadar dan mampu membatasi diri.

Dampak Kecanduan Gadget

Hadirnya teknologi maju seperti gawai merupakan sebuah kemudahan bagi kehidupan umat manusia. Bukan hanya dalam soal pekerjaan, namun juga belajar, berbelanja serta mendapatkan hiburan dikala bosan.

Namun, gadget merupakan pedang bermata dua. Benda tersebut mampu membantu, memberikan kemudahan serta memberikan segudang hiburan, tetapi juga ikut memberikan dampak negatif bagi kesehatan fisik maupun mental.

Mengetahui dampak bisa menjadi salah satu cara mengatasi kecanduan gadget. Pengetahuan akan dampak diharap dapat membuat diri atau buah hati, berhati-hati dalam mengatur waktu bermain gawai.

1. Kurang Tidur

Tumbuh kembang anak membutuhkan tidur yang cukup. Bukan hanya anak-anak, orang dewasa juga butuh tidur berkualitas demi esok hari bekerja lancar. Namun ternyata, candu gawai bisa menyebabkan gangguan tidur.

2. Gangguan Mata

Gangguan pada mata ketika seseorang kecanduan sepertinya terjadi pada setiap rentang usia. Orang dewasa bisa mengalaminya apalagi anak-anak dan remaja. Itu mengapa, cara mengatasi kecanduan gadget diperlukan sejak dini.

3. Obesitas

Kenapa obesitas? Karena dengan seharian berkutat pada gawai, berada di depan layar, membuat tubuh jarang bergerak. Ditambah, rasa ingin makan terus ada. Ini menyebabkan obesitas tidak dapat dihindarkan.

4. Masalah Mental

Candu bukan serta merta hanya menganggu kesehatan fisik. Jarang yang mengetahui, candu ini ikut mempengaruhi kesehatan mental. Contohnya seperti gangguan kecemasan, sulit fokus, bipolar, risiko depresi sampai sulit mengendalikan emosi.

Ciri-Ciri Kecanduan Gadget

Anak atau orang dewasa yang mengalami candu gawai kebanyakan tidak sadar akan permasalahan tersebut. Bahkan mereka tidak sadar masalah kesehatan yang sedang terjadi dalam dirinya karena candu.

Dampak yang ditimbulkan tidak ringan. Risiko gangguan emosi, sulit beraktivitas, kurang tidur, sampai nyeri leher dan penyakit tertentu dapat timbul tanpa disadari. Di sini, cara mengatasi kecanduan gadget sungguh dibutuhkan.

Berdasarkan penelitian, candu ini erat kaitannya dengan internet. Dikarenakan banyak tontonan, game menarik serta aplikasi media sosial yang mudah di akses pengguna dari segala umur jika tidak diawasi.

Menurut para ahli, candu gawai tidak jauh berbeda dari kecanduan lainnya yang menyebabkan euforia seperti berjudi atau pornografi. Zat kimia di dalam otak manusia bisa berubah hingga mempengaruhi kondisi seseorang.

Beberapa ciri kecanduan tersebut ialah keasyikan bermain gawai, cemas tanpa benda canggih tersebut, durasi bermain gadget semakin lama, sampai kurang fokus. Bahkan ada yang sama sekali enggan keluar rumah.

Mereka yang kecanduan hampir tidak pernah bisa lepas dari yang namanya gadget. Bangun tidur, benda kecil tersebut yang pertama kali dicari. Saat makan, benda tersebut pula yang ditatap.

Jika tanda-tanda seperti di atas mulai tampak, ada baiknya menjaga pola bermain gadget agar lebih sehat. Terapkan beberapa cara mengatasi kecanduan gadget demi masa depan terhindar dari dampak negatif candu.

Posting Komentar untuk "Ciri-Ciri dan Cara Mengatasi Kecanduan Gadget yang Berbahaya Pada Anak dan Remaja"