Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Manfaat dan Dampak Positif Gadget Bagi Anak & Pelajar Menurut Para Ahli



Gadget tidak terus menerus memberikan dampak negatif. Karena dampak positif gadget juga ada untuk anak dan para pelajar. Sebenarnya bukan hanya anak dan pelajar, orang dewasa turut memperoleh manfaat gadget.

Pada dasarnya gawai merupakan hal biasanya ditemukan serta digunakan dalam kehidupan sehari-hari manusia. Salah satu contohnya adalah telepon pintar, telah dimiliki dan digunakan oleh kebanyakan anak SD atau TK.

Untuk jenis gawai lainnya seperti laptop, para pelajar bisa mendapatkan dampak positif atau negatif tergantung dari cara pemakaian mereka. Karena mamang, di zaman sekarang laptop merupakan kebutuhan pelajar.

Terkadang, tugas dari sekolah menumpuk, membuat mereka membutuhkan smartphone, akses internet sampai laptop. Atau terkadang, mereka memang sedang bosan dan butuh hiburan dari gawai mereka masing-masing.

Positif atau negatif tergantung dari bagaimana cara pemakaiannya. Efek negatif candu gadget tentu tidak main-main. Dari masalah kesehatan fisik sampai mental bisa terganggu karena candu.

Tapi efek positif juga banyak didapat dari berbagai jenis gawai. Terdapat banyak kemudahan dari fitur-fitur canggih mereka. Bahkan terkadang, tanpa fitur tersebut kita semakin kesulitan dan membutuhkan waktu lebih banyak.

Orang tua tidak perlu khawatir dampak negatif jika telah mengetahui berbagai macam manfaat yang bisa didapat juga penggunaannya benar. Yang paling penting adalah peran orang tua dalam mengatur jadwal pemakaian.

Dampak Positif Gadget Pada Anak

Efek buruk dari kecanduan gadget tentu membuat orang tua khawatir akan anak-anak mereka. Mulai dari anak kecil sampai dewasa tidak bisa lepas dari gadget. Para pekerja memiliki alasan membutuhkan gawai.

Lalu remaja? Mereka memang bukan pekerja, tapi mereka adalah pelajar. Sekarang ini, belajar juga membutuhkan gadget, akses internet. Itu karena terdapat beberapa informasi yang tidak ada di buku.

Bagaimana dengan anak-anak yang belum bersekolah? Memang mereka belum membutuhkan gadget untuk keperluan sekolah apalagi bekerja. Tapi ternyata, ada banyak dampak positif gadget bagi anak menurut para ahli.

1. Merangsang Kemampuan Berpikir

Penggunaan yang baik dapat berefek pada kemampuan berpikir. Gawai seperti smartphone  dengan teknologi mutakhir, dapat merangsang kemampuan berpikir si kecil karena mengasah keseimbangan otak kanan dan kiri.

2. Berpikir Lebih Kritis

Kemampuan kognitif buah hati Anda ternyata bisa meningkat dengan perkembangan teknologi sekarang. Bahkan peningkatan tersebut dapat lebih signifikan dengan penggunaan yang sesuai. Kognitif sendiri merupakan cara berpikir dalam memecahkan masalah.

3. Kemampuan Motorik

Tidak dapat dipungkiri, memainkan gawai membutuhkan koordinasi gerakan jari dan mata. Hal ini tentu dapat membantu motorik halus anak semakin terlatih, karena otot-otot kecilnya bergerak teratur.

4. Kemudahan Komunikasi

Dari sekian banyak manfaat, kemudahan dalam berkomunikasi merupakan yang paling utama. Sebagai orang tua, pasti ingin tahu anak berada di mana, aman atau tidak, apa yang sedang mereka lakukan.

Dampak Positif Pada Pelajar

Teknologi semakin berkembang, tanpa gawai terasa hampa. Kehampaan tersebut bukan tanpa alasan, sekarang kemudahan beraktivitas bergantung pada gadget. Ini merupakan salah satu dampak positif gadget pada pelajar serta orang dewasa

1. Komunikasi

Seperti efek baik terhadap anak, pelajar turut memperoleh kemudahan berkomunikasi dengan gadget seperti handphone. Contohnya saja saat orang tua ingin menjemput anak selesai mereka beraktivitas di luar.

2. Menambah Pengetahuan

Kenapa menambah pengetahuan? Karena berbagai jenis informasi terdapat dalam gawai selama akses internet ada. Dari berbagi macam fitur aplikasi mereka, dengan mudah informasi serta pengetahuan tersebut diperoleh.

3. Media Belajar

Siapa yang tidak setuju gadget telah menjadi media pembelajaran? Tidak hanya anak sekolah, mahasiswa mencari sumber informasi dari sana untuk tugas-tugasnya. Dampak positif gadget ini lebih terasa saat pandemi.

4. Menyaring Informasi

Dengan berbagai kemudahan mendapatkan informasi, semakin mudah pula para pelajar menyaringnya. Mereka tanpa sulit untuk membanding satu sama lain sampai akhirnya mendapatkan sumber yang bisa dipercaya.

5. Memperluas Pertemanan

Ternyata, memperluas pertemanan tidak hanya bisa dilakukan di sekolah atau lingkungan rumah. Dengan gadget, pertemanan para remaja dapat mencapai luar Indonesia. Tetap saja, pengawasan orang tua sangat dibutuhkan.

Karena di usia yang labil mereka, masih membutuhkan bimbingan dalam menentukan sifat benar dan salah. Namun dari sini, mereka bisa lebih belajar, mengetahui ketika bersosialisasi.

Dampak Positif Smartphone

Setelah mengetahui berbagai manfaat dari gawai, tidak ada salahnya mempelajari lebih lanjut manfaat lebih besar yang diberikan oleh smartphone. Smartphone sendiri merupakan salah satu jenis dari gadget.

1. Mempermudah Komunikasi

Smartphone nyatanya juga menyediakan kemudahan dalam berkomunikasi. Selama akses internet ada, komunikasi jarak jauh tetap lancar termasuk menggunakan telepon seluler atau ponsel pintar yang berupa salah satu jenis gadget.

2. Media hiburan

Dibanding jenis gawai lain, dampak positif gadget sebagai media hiburan, smartphone lebih banyak digunakan di berbagai kalangan. Mulai dari orang dewasa yang jenuh dengan tumpukan pekerjaan, remaja, sampai anak kecil.

3. Meningkatkan Pengetahuan

Manfaat lainnya adalah memperoleh pengetahuan dari berbagai ilmu mata pelajaran dengan mudah. Bukan hanya itu, terdapat pula aplikasi khusus untuk pendidikan bagi anak-anak selain fitur mesin pencari.

4. Meningkatkan Kenyamanan Belajar

Kemudahan memperoleh sumber pembelajaran merupakan salah satu kenyaman yang bisa didapat dari dampak positif gadget. Tidak perlu ke perpustakaan, tidak perlu sulit mencari satu sumber pengetahuan.

5. Mempertajam Ingatan

Smartphone dapat menjadi media untuk mempertajam ingatan anak atau remaja dalam belajar. Mereka bisa mengambil gambar, merekam, menulis catatan dalam satu tempat, lalu mempelajarinya kembali di rumah.

6. Kemampuan Mengatur Waktu

Tersedia banyak aplikasi untuk anak bisa lebih mengatur waktu mereka dalam belajar agar terorganisir. Contohnya berupa notes, stopwatch, kalender, alarm, google drive, perekam sampai office.

Tips Penggunaan Smartphone Secara Positif

1. Gunakan Aktivitas Penting

Terdapat aplikasi playstore dalam smartphone. Playstore menyediakan berbagai jenis aplikasi yang mungkin anak atau Anda butuhkan ketika beraktivitas. Aplikasi tersebut haruslah yang dapat menunjang kegiatan sehari-hari.

2. Hapus Aplikasi Tidak Penting

Untuk mendapatkan dampak postif gadget salah satunya smartphone, batasi aplikasi yang akan diinstall. Hapus aplikasi tidak penting meski itu menarik atau sebagainya. Dasari pemilihan aplikasi berdasarkan kebutuhan.

3. Gunakan Jika Butuh

Gunakan telepon genggam jika memang dibutuhkan. Jangan gunakan ketika seharusnya Anda mengendara atau sedang berkumpul dengan teman. Kalau sangat mendesak, bisa cari tempat yang aman untuk menuntaskannya.

4. Manfaatkan Saat Luang

Misalnya ketika sedang menunggu kereta datang, menunggu teman, sedangkan tidak ada buku bacaan dibawa. Pastinya, gunakan smartphone dengan bijak seperti mencari informasi-informasi penting dan menarik.

5. Gunakan Untuk Saling Berbagi

Dahulu, untuk berbagi harus keluar rumah. Membayar zakat juga harus keluar rumah. Sekarang, aplikasi smartphone telah ada mendukung Anda untuk saling berbagi tanpa harus keluar rumah apalagi menganggu pekerjaan.

6. Ingat Smartphone Hanya Alat

Kehadiran teknologi tidak jarang membuat manusia merasa tidak bisa hidup tanpanya. Memang benar, tanpa teknologi banyak hal yang akan menjadi sulit. Tapi bukan berati tidak dapat dilakukan.

7. Matikan Sebelum Tidur

Agar terhindar dari gangguan tidur, ada baiknya mematikan telepon pintar sebelum bersiap menuju tempat tidur. Ini dilakukan agar mendapatkan dampak positif gadget lebih baik. Terbangun di pagi hari segar bugar.

 

Posting Komentar untuk " Manfaat dan Dampak Positif Gadget Bagi Anak & Pelajar Menurut Para Ahli"